Klasemen Club Championship EWC 2026: Menang di MWI 2026, Team Vitality Tempel Ketat NAVI

Persaingan menuju gelar Club Championship Esports World Cup (EWC) 2026 mulai memasuki babak yang semakin menarik. Setelah tujuh turnamen pertama rampung, Natus Vincere (NAVI) berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara dengan koleksi 1.750 poin.
Meski demikian, perjalanan menuju gelar klub esports terbaik dunia masih sangat panjang. Baru tujuh dari total 25 turnamen yang telah menyelesaikan kompetisi, sehingga perebutan poin dipastikan akan semakin sengit hingga penutupan Esports World Cup pada 23 Agustus 2026.
Berikut klasemen sementara Club Championship EWC 2026 setelah pekan kedua.
Klub yang belum tercantum pada daftar di atas belum berhasil mengumpulkan poin dari tujuh turnamen yang telah selesai dipertandingkan.
NAVI Pimpin Klasemen Berkat Konsistensi di Dua Turnamen
Keunggulan Natus Vincere lahir bukan karena mengikuti banyak kompetisi, melainkan berkat efisiensi dalam memanfaatkan peluang.
Organisasi asal Ukraina tersebut mengumpulkan 1.750 poin hanya dari dua turnamen.
Kontribusi terbesar datang dari gelar juara Fatal Fury: City of the Wolves yang menghasilkan 1.000 poin. Tambahan 750 poin kemudian diraih setelah tim MLBB putri mereka finis sebagai runner-up pada MLBB Women's Invitational (MWI) 2026.
Kombinasi hasil tersebut membuat NAVI menjadi klub pertama yang menembus angka 1.700 poin sekaligus memimpin klasemen sementara Club Championship.
Team Vitality Jadi Penantang Terdekat
Di belakang NAVI, Team Vitality terus memberikan tekanan.
Organisasi asal Prancis itu kini mengoleksi 1.400 poin setelah sukses mempertahankan gelar MLBB Women's International 2026, yang menghasilkan 1.000 poin.
Selain itu, Vitality juga memperoleh tambahan 200 poin dari VALORANT serta 200 poin dari Fatal Fury: City of the Wolves, sehingga total poin mereka mencapai 1.400.
Yang menarik, Vitality kini menjadi klub kedua setelah NAVI yang telah memenuhi seluruh persyaratan untuk menjadi juara Club Championship.
Sesuai regulasi Esports World Cup, sebuah organisasi harus memenuhi dua syarat utama untuk berhak menjadi juara keseluruhan:
Dengan syarat tersebut telah terpenuhi, fokus NAVI dan Team Vitality kini tinggal mengumpulkan poin sebanyak mungkin sepanjang sisa kompetisi.
AG.AL International Tampil Konsisten di Berbagai Game
Posisi ketiga ditempati AG.AL International dengan 1.100 poin.
Berbeda dengan NAVI maupun Vitality yang mengandalkan gelar juara, AG.AL membangun posisinya melalui konsistensi lintas disiplin esports.
Mereka memperoleh:
Pendekatan tersebut membuat AG.AL menjadi salah satu klub dengan performa paling stabil pada awal Esports World Cup 2026.
Delapan Klub Berbagi Posisi Empat Besar
Persaingan di papan tengah juga berlangsung sangat ketat.
Sebanyak lima organisasi kini sama-sama mengoleksi 1.000 poin, yakni:
Masing-masing memperoleh poin berkat keberhasilan menjadi juara pada cabang esports yang mereka ikuti.
Dengan selisih poin yang relatif tipis dari AG.AL International, peluang untuk menembus tiga besar masih terbuka lebar apabila mampu menambah hasil positif pada turnamen berikutnya.
Team Falcons Masih Jauh dari Performa Dominan
Salah satu sorotan terbesar pada awal Esports World Cup 2026 datang dari Team Falcons.
Sebagai juara bertahan Club Championship dua musim beruntun, Falcons justru mengalami awal kompetisi yang jauh dari ekspektasi.
Hingga pekan kedua, mereka baru mengumpulkan 600 poin, yang menempatkan organisasi tersebut di peringkat ke-14.
Padahal Falcons menjadi salah satu organisasi dengan partisipasi terbanyak di berbagai cabang esports.
Meski menurunkan total 22 roster di berbagai turnamen, termasuk Dota 2 dan Mobile Legends: Bang Bang, mereka belum sekalipun mampu menembus empat besar.
Jika tren ini berlanjut, peluang Team Falcons untuk mempertahankan gelar Club Championship akan semakin berat.
Masih Banyak Organisasi Besar Belum Masuk Persaingan
Meski memiliki nama besar di dunia esports, sejumlah organisasi papan atas belum terlihat di posisi atas klasemen.
Beberapa di antaranya adalah:
Bukan berarti mereka tampil buruk. Sebagian besar masih belum memenuhi persyaratan minimum untuk masuk dalam klasemen resmi Club Championship.
Format kompetisi mengharuskan sebuah klub mencatatkan hasil top delapan pada minimal dua turnamen berbeda agar dapat memperoleh posisi klasemen. Selain itu, organisasi juga wajib memenangkan setidaknya satu turnamen apabila ingin berhak menyandang gelar Club Championship di akhir musim.
Dengan masih tersisa 18 turnamen hingga Esports World Cup 2026 berakhir pada 23 Agustus, peluang perubahan klasemen masih sangat terbuka. Organisasi yang saat ini belum mengoleksi banyak poin masih memiliki kesempatan mengejar ketertinggalan, sementara NAVI dan Team Vitality harus menjaga konsistensi agar tetap berada di puncak hingga kompetisi selesai.
Sumber: asiaplaylive.com

