Breaking
AsiaPlayLiveRekonix
Counter-Strike 2

Patahkan Dominasi Team Spirit, MOUZ Juara BLAST Bounty 2026 Season 2

Patahkan Dominasi Team Spirit, MOUZ Juara BLAST Bounty 2026 Season 2

MOUZ akhirnya berhasil mematahkan dominasi Team Spirit setelah menjuarai BLAST Bounty 2026 Season 2 lewat kemenangan 3-1 pada Grand Final yang berlangsung di Malta. Gelar ini menjadi trofi pertama MOUZ sejak menjuarai PGL Cluj-Napoca sekitar 17 bulan lalu sekaligus awal yang sempurna bagi era baru bersama Old?ich "PR" Nový, yang kembali memperkuat organisasi asal Jerman tersebut.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena MOUZ berhasil mengakhiri rentetan kekalahan beruntun mereka dari Spirit.

MOUZ juara BLAST Bounty 2026 Season 2
MOUZ juara BLAST Bounty 2026 Season 2

MOUZ Tampil Dominan di Dua Map Awal

Final dibuka dengan performa impresif dari MOUZ yang langsung mengambil alih jalannya pertandingan di Dust2 dan Mirage.

Di sisi lain, Spirit tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Bintang muda mereka, Danil "donk" Kryshkovets, kesulitan memberikan dampak besar sepanjang dua map pertama. Satu-satunya momen yang benar-benar menonjol hanyalah clutch 1v3 yang ia ciptakan di Dust2.

Mirage bahkan menjadi catatan yang kurang menyenangkan bagi donk karena untuk pertama kalinya dalam kariernya ia menutup lima map beruntun dengan rasio kill/death negatif. Kondisi tersebut dimanfaatkan MOUZ untuk unggul cepat 2-0.

Spirit Bangkit di Ancient, tetapi Gagal Memaksakan Map Penentuan

Spirit sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan ketika pertandingan memasuki Ancient, map yang sebelumnya menjadi salah satu andalan mereka dengan rekor tujuh kemenangan beruntun.

Setelah sempat tertinggal 6-9, Spirit berhasil melakukan comeback dan menutup map dengan kemenangan 13-9. Pada map ini, donk kembali menemukan performa terbaiknya dan menjadi motor kebangkitan tim.

Namun momentum tersebut tidak bertahan lama.

Memasuki Nuke, pertandingan berlangsung cukup ketat. MOUZ unggul 7-5 saat pergantian sisi meski Spirit sempat memperkecil ketertinggalan berkat aksi gemilang Boris "magixx" Vorobiev, yang mencatat triple kill menggunakan Five-SeveN untuk membalikkan situasi 3v5 di ronde terakhir babak pertama.

Spirit kemudian berhasil menyamakan skor menjadi 7-7, sebelum kedua tim saling bertukar ronde hingga memasuki fase akhir pertandingan.

MOUZ akhirnya mengambil alih kendali pada sisi pertahanan. Sebuah quad kill dari Lotan "Spinx" Giladi saat menghadapi ronde pistol membawa MOUZ meraih map point, sebelum memastikan kemenangan pada ronde berikutnya melawan pembelian senjata yang minim dari Spirit.

Spinx Jadi Bintang di Grand Final

Spinx bersinar di Grand Final BLAST Bounty 2026 Season 2
Spinx bersinar di Grand Final BLAST Bounty 2026 Season 2

Jika ada satu pemain yang paling pantas mendapat sorotan pada Grand Final ini, maka jawabannya adalah Lotan "Spinx" Giladi.

Rifler asal Israel tersebut menjadi pemain terbaik MOUZ di setiap map yang dimainkan.

Ia membuka final dengan rating luar biasa 1,91 di Dust2, kemudian kembali tampil dominan di Mirage dengan rating 1,86 yang membantu MOUZ unggul 2-0.

Meski MOUZ kalah di Ancient, Spinx tetap membukukan rating 1,16, sebelum kembali tampil luar biasa di Nuke dengan rating 1,41 untuk mengunci gelar juara.

Sepanjang Grand Final, Spinx menorehkan statistik yang sangat impresif:

Kontribusi tersebut menjadikannya motor utama di balik keberhasilan MOUZ mengangkat trofi BLAST Bounty 2026 Season 2.

Awal Menjanjikan bagi Era Baru MOUZ

Keberhasilan menjuarai BLAST Bounty 2026 Season 2 menjadi sinyal positif bagi MOUZ di awal musim kompetitif Counter-Strike 2. Selain mengakhiri puasa gelar selama lebih dari satu tahun, kemenangan atas Spirit juga menunjukkan bahwa mereka kembali mampu bersaing di level tertinggi.

Dengan kombinasi performa solid dari seluruh roster dan penampilan luar biasa Spinx di Grand Final, MOUZ kini mengirimkan pesan kuat kepada para rival bahwa mereka siap kembali menjadi salah satu kandidat juara di berbagai turnamen besar CS2 sepanjang musim 2026.

Sumber: asiaplaylive.com

← Lihat berita lainnya

Official Partner
Rekonix Team Esport