Mortdog Tinggalkan Riot Games Setelah Hampir 10 Tahun Berkarier

Kabar mengejutkan datang dari komunitas Teamfight Tactics (TFT). Stephen "Mortdog" Mortimer, sosok yang selama bertahun-tahun menjadi wajah sekaligus salah satu penggerak utama pengembangan TFT, resmi mengumumkan bahwa dirinya meninggalkan Riot Games setelah hampir satu dekade berkarier di perusahaan tersebut.
Pengumuman ini disampaikan Mortdog tidak lama setelah dirinya menyelesaikan masa cuti panjang (sabbatical) yang dimulai pada April 2026. Sebelumnya, ia telah memberi tahu komunitas bahwa dirinya akan beristirahat dan tidak terlibat dalam berbagai aktivitas TFT hingga Juli. Namun, ketika kembali menyapa para pemain, kabar yang dibawanya justru menjadi momen emosional bagi komunitas.
Peran Besar Lead Gameplay Designer dan Dedikasi Komunikasi bersama Komunitas

Selama berada di Riot Games, Mortdog menjabat sebagai Senior Game Design Director sekaligus menjadi Lead Gameplay Designer untuk Teamfight Tactics sejak game autobattler tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2019. Berkat kontribusinya, TFT berkembang menjadi salah satu game strategi paling populer di dunia dengan jutaan pemain aktif.
Tidak hanya berperan dalam pengembangan gameplay dan sistem keseimbangan permainan, Mortdog juga dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan komunitas. Ia rutin melakukan siaran langsung, membahas patch terbaru, menjelaskan alasan perubahan balancing, hingga menjawab pertanyaan pemain secara langsung yang membuat namanya begitu dihormati.
Hampir 10 tahun, dan sejujurnya saya mengira perjalanan ini akan berlangsung lebih lama. Namun, terkadang keadaan berubah.
â Stephen "Mortdog" Mortimer, Senior Game Design Director Riot Games
Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian kecil dari semua pencapaian selama satu dekade terakhir. Ini benar-benar pekerjaan impian, dan saya mendapat kesempatan melakukan begitu banyak hal berkat Riot.
â Stephen "Mortdog" Mortimer, Senior Game Design Director Riot Games
Selama tujuh tahun di TFT saya bisa mendesain, melakukan balancing, mengajar, memimpin tim, membangun komunitas, melakukan streaming, menjadi caster, hingga menghadiri berbagai acara. Semua itu benar-benar luar biasa.
â Stephen "Mortdog" Mortimer, Senior Game Design Director Riot Games
Ucapan Terima Kasih Emosional untuk Rekan Kerja dan Seluruh Pemain Setia
Mortdog turut menyampaikan rasa terima kasih terdalamnya kepada seluruh rekan kerja yang telah menemani langkahnya selama bertahun-tahun di Riot Games, serta para pemain setianya.
Untuk semua orang yang pernah bekerja bersama saya selama bertahun-tahun, terima kasih telah mengizinkan saya menjadi bagian dari semua pencapaian yang kita raih. Saya berharap saya bisa mengajarkan sesuatu atau membawa kebahagiaan bagi kalian, dan semoga suatu saat nanti jalan kita bertemu kembali.
â Stephen "Mortdog" Mortimer, Senior Game Design Director Riot Games
Untuk semua orang yang telah mendukung TFT maupun saya selama bertahun-tahun, kalian tidak akan pernah tahu betapa besar arti dukungan itu bagi saya. Saya akan selalu menghargai semua momen yang telah kita lalui bersama.
â Stephen "Mortdog" Mortimer, Senior Game Design Director Riot Games
Fokus Pengembangan Proyek Game Indie Mandiri dan Masa Depan Ekosistem TFT
Meski meninggalkan Riot Games, Mortdog memastikan dirinya belum akan meninggalkan industri game. Selama menjalani masa cuti, ia ternyata mulai mengembangkan sebuah game indie miliknya sendiri yang kini sudah memasuki sekitar 20 hingga 30 persen proses pengembangan dan telah diuji oleh beberapa penguji awal.
Kepergian Mortdog terjadi di tengah fase penting di mana Riot Games telah mengumumkan bahwa TFT akan berpindah ke Unreal Engine pada Set 18 dan mendapatkan client mandiri di PC pada akhir 2026. Perubahan besar tersebut diharapkan menjadi fondasi baru bagi perkembangan jangka panjang TFT meski kini akan berjalan tanpa sosok ikoniknya.
Sumber: asiaplaylive.com

