Breaking
AsiaPlayLiveRekonix
Valorant

100 Thieves Juara EWC 2026 VALORANT, Cryocells Raih MVP!

100 Thieves Juara EWC 2026 VALORANT, Cryocells Raih MVP!

Dominasi Amerika Utara akhirnya mencapai puncaknya di Esports World Cup (EWC) 2026 VALORANT. Dalam laga grand final yang mempertemukan dua tim terbaik dari kawasan tersebut, 100 Thieves berhasil menaklukkan NRG dengan skor 3-1, sekaligus mengamankan trofi internasional bergengsi di Paris.

Kemenangan ini menjadi pencapaian besar bagi 100 Thieves. Setelah tampil konsisten sejak fase grup hingga playoff, mereka mampu menutup perjalanan dengan mengalahkan sang juara bertahan melalui permainan disiplin, koordinasi solid, dan performa individu yang luar biasa dari Cryocells, yang kemudian dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) turnamen.

100 Thieves Dominan Sejak Awal Grand Final

Pertandingan dibuka di Breeze, di mana 100 Thieves langsung menunjukkan kelasnya. Mereka menutup paruh pertandingan dengan keunggulan telak 9-3, membuat NRG kesulitan menemukan ritme permainan.

Meski NRG mencoba bangkit melalui dua kali tactical timeout, namun map pertama berhasil dimenangkan oleh 100 Thieves dengan skor 13-7.

Cryocells Tampil Menggila di Sunset

Kepercayaan diri 100 Thieves berlanjut pada map kedua, Sunset. Lagi-lagi mereka menutup first half dengan keunggulan 9-3, kali ini berkat pertahanan yang hampir sempurna.

Performa terbaik datang dari Cryocells. Bermain menggunakan Cypher, ia tampil nyaris tanpa cela dengan dua aksi 4K, tiga kemenangan duel 1v1, serta mencatatkan statistik impresif 23 kill, 7 death, 10 assist dan 212 Average Damage per Round (ADR).

Tanpa memberikan banyak kesempatan bagi NRG untuk berkembang, 100 Thieves mengunci kemenangan 13-6 dan unggul 2-0 dalam seri.

NRG Bangkit di Haven, Tetapi Gagal Menuntaskan Comeback

Dalam posisi tertekan, NRG akhirnya menunjukkan kualitas mereka pada Haven.

Tim tersebut menghancurkan pertahanan 100 Thieves dengan kemenangan telak 13-2. 100 Thieves bahkan gagal memenangkan satu pun full-buy round sepanjang map berlangsung.

Pemain muda mada menjadi motor kebangkitan NRG lewat permainan agresif menggunakan Phoenix, mengoleksi 20 kill dengan rating 1,95 dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Ascent Jadi Penentu Gelar Juara

Map keempat, Ascent, menjadi pertandingan paling dramatis sepanjang grand final.

NRG tampil luar biasa pada awal pertandingan dengan mencatatkan keunggulan 6-0 sebelum menutup babak pertama 9-3. Situasi ini membuat peluang memaksakan map kelima terbuka lebar.

Namun pengalaman dan mental juara 100 Thieves berbicara pada babak kedua.

Timotino tampil konsisten menggunakan Operator, sementara Cryocells kembali menjadi pembeda lewat setup Cypher yang berkali-kali berhasil membaca arah serangan lawan.

Meski NRG sempat mencapai match point di skor 12-10, 100 Thieves menolak menyerah dan memaksa pertandingan memasuki overtime.

Pada momen paling krusial, Asuna muncul sebagai pahlawan lewat dua ronde beruntun dengan torehan triple kill, memastikan kemenangan 14-12 sekaligus mengakhiri grand final dengan skor 3-1.

Trofi Esports World Cup 2026 VALORANT akhirnya resmi menjadi milik 100 Thieves.

Cryocells Resmi Menjadi MVP Esports World Cup 2026

Selain membawa timnya menjadi juara, Cryocells juga dinobatkan sebagai MVP turnamen berkat konsistensinya sepanjang kompetisi.

Pada grand final saja, ia mengakhiri seri dengan total 65 kill, 52 death, dan 25 assist, termasuk 26 kill pada map penentuan Ascent.

Performa luar biasa tersebut membuat Cryocells menjadi salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang EWC 2026 dan sosok utama di balik keberhasilan 100 Thieves mengangkat trofi.

Nongshim Amankan Posisi Ketiga

Sebelum grand final berlangsung, pertandingan perebutan tempat ketiga mempertemukan Nongshim RedForce melawan BBL Esports.

Nongshim membuka pertandingan dengan kemenangan 13-10 di Breeze. Meski BBL sempat membalikkan momentum melalui clutch spektakuler dari lovers rock dan Lar0k, Nongshim berhasil kembali mengendalikan permainan berkat agresivitas Dambi menggunakan Neon.

Pada map kedua, Lotus, Nongshim tampil jauh lebih dominan dengan keunggulan 10-2 di first half. BBL memang sempat memangkas ketertinggalan hingga 11-9, tetapi Nongshim berhasil menutup pertandingan 13-11.

Kemenangan 2-0 memastikan Nongshim finis di posisi ketiga EWC 2026 VALORANT, sementara duet Rb dan Dambi menjadi pemain paling bersinar dalam laga tersebut.

Hasil Akhir Esports World Cup 2026 VALORANT

Esports World Cup 2026 VALORANT akhirnya ditutup dengan dominasi tim-tim Amerika Utara. 100 Thieves sukses merebut gelar juara setelah mengalahkan NRG dengan skor 3-1, sedangkan Nongshim RedForce mengamankan posisi ketiga usai menumbangkan BBL Esports.

Keberhasilan ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah 100 Thieves di kancah VALORANT internasional. Dengan performa impresif Cryocells sebagai MVP serta kedalaman roster yang solid, 100 Thieves kini mengukuhkan diri sebagai tim terbaik dunia di panggung Esports World Cup 2026.

Sumber: asiaplaylive.com

← Lihat berita lainnya

Official Partner
Rekonix Team Esport